Parikesit Moroprabu Imperium Sanika Satyawada
YON I KI A TON 1 YON I KI A TON 2 YON I KI A TON 3 YON I KI B TON 1 YON I KI B TON 2 YON I KI B TON 3 YON I KI C TON 1 YON I KI C TON 2 YON I KI C TON 3
YON II KI A TON 1 YON II KI A TON 2 YON II KI A TON 3 YON II KI B TON 1 YON II KI B TON 2 YON II KI B TON 3 YON II KI C TON 1 YON II KI C TON 2 YON II KI C TON 3
YON III KI A TON 1 YON III KI A TON 2 YON III KI A TON 3 YON III KI B TON 1 YON III KI B TON 2 YON III KI B TON 3 YON III KI C TON 1 YON III KI C TON 2 YON III KI C TON 3

Parikesit

MAKNA LAMBANG PARIKESIT

- Pedang Perwira, melambangkan bahwa kami adalah Perwira Lulusan Akademi Militer, sekaligus sebagai simbol alat perang yang sewaktu-waktu siap digunakan demi mempertahankan kedaulatan bangsa.

- Perisai Segi Tujuh dengan Dasar Berwarna Merah dan Putih, melambangkan bahwa dengan jiwa Sapta Marga kami siap menjadi perisai negara dari segala bentuk ancaman demi tegaknya Merah Putih di bumi Indonesia.

- Kepala Wayang Parikesit, melambangkan bahwa di dalam setiap tindakan yang kami ambil senantiasa didasarkan pada pemikiran yang matang sehingga dapat memberikan nilai-nilai kebaikan bagi lingkungan sekitar.

- Sayap, melambangkan sebuah harapan agar kami dapat terbang tinggi untuk menggapai cita-cita yang luhur.

- Padi dan Kapas, melambangkan cita-cita luhur bangsa yaitu keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, dimana kami harus mengawal setiap langkah perjuangan bangsa dalam menuju cita-cita tersebut.

- 1997 dan 2000, adalah tahun dimana kami diterima sebagai Taruna di Akademi Militer Magelang, serta tahun dimana kami lulus dan dilantik menjadi Perwira Angkatan Darat oleh Presiden RI di Istana Merdeka, Jakarta.

- Tulisan PARIKESIT di atas Pita Berwarna Merah, PARIKESIT adalah nama Angkatan kami, merupakan kepanjangan dari untaian kata Perwira Duaribu Kesatria Tidar, maksudnya adalah Perwira Lulusan Tahun 2000 dari Akademi Militer (Lembah Tidar) Magelang. Parikesit, kebetulan adalah nama seorang Kesatria yang gagah berani dalam kisah pewayangan. Dia adalah putra dari Raden Abimanyu dan Dewi Utari yang dilahirkan di akhir Perang Bharatayudha. Parikesit dewasa dinobatkan sebagai Raja di Astina (Hastina Pura) dengan gelar Prabu Kresna Dwipayana.

Welcome AKABRI 2000

Log in

Lost your password?